Kesehatan

Cegah Vaksin Palsu, Jokowi Akan Tata Ulang Industri Farmasi

Hisfarsi Indonesia | Kamis, 20 April 2017 - 09:09:50 WIB | dibaca: 1350 pembaca

Presiden Jokowi menilai terungkapnya kasus vaksin palsu ini dapat digunakan sebagai momentum untuk menata kembali tata kelola industri farmasi.

"Saya melihat ini adalah sebuah momentum kita semuanya untuk memperbaiki tata kelola distribusi baik menyangkut industri farmasi, menyangkut industri, dan distribusi obat-obatan," kata Jokowi di Puskesmas Ciracas, Jakarta Timur, Senin (18/7/2016).

Jokowi telah memerintahkan aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas kasus vaksin palsu ini, agar tidak terulang di kemudian hari.

"Saya kira golnya ke sana. Sekali lagi ini adalah momentum memerlukan kehati-hatian karena menyangkut anak-anak kita," tegas dia.

Jokowi juga mengajak para orangtua yang merasa anaknya korban vaksin palsu, tapi belum masuk daftar vaksin ulang, agar segera mendaftar.

"Silakan mendaftar, kalau belum terdaftar silakan mendaftar ke Puskesmas. Saya kira kan ada Posko aduannya juga ada," Jokowi menandaskan

 

 










Komentar Via Website : 114
Sehat Tanpa Wasir Dengan QnC Jelly Gamat
10 September 2018 - 10:40:48 WIB
Terima kasih banyak gan . bermanfaat sekali https://bit.ly/2wXfNah
Konsumsi QnC Jelly Gamat Untuk Atasi Diabetes Melitus
11 September 2018 - 10:18:01 WIB
terima kasih infonya...https://bit.ly/2N4xNt9


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)