Informasi Hisfarsi

PHARMACIST COUNSELING CONTEST 2018

Hisfarsi Indonesia | Selasa, 03 April 2018 - 19:41:49 WIB | dibaca: 2517 pembaca

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

PHARMACIST COUNSELING CONTEST 2018

 

Syarat dan Ketentuan: 

  • Apoteker perorangan yang bekerja di Rumah Sakit
  • Tiap peserta hanya diperbolehkan mengirimkan 1 video sesuai topik yang dipilih
  • Durasi Video: max. 10 menit
  • Tipe Video: MP4/MKV/MOV/AVI 50-100 MB
  • Tautan/Link Video dikirimkan melalui email ke¬†konteskonseling2018@gmail.com paling lambat 22 Juni 2018
  • Pengumuman 10 Finalis: 31 Juli 2018
  • Final Kontes: Rakernas HISFARSI Batam 13 September 2018
  • Hadiah: Tabungan Pendidikan Jutaan Rupiah
  • Transportasi dan Akomodasi 10 Finalis disediakan oleh Panitia

 

 

Studi Kasus

1.     Kasus 1

Pentingnya Premedikasi pada Pasien Kemoterapi Regimen Taxan

Pasien bernama Ibu A

Usia 55 th, anak 2, post menopause

Terdiagnosis Kanker Payudara Stadium 3B

Telah menjalani operasi dan akan diberikan regimen kemoterapi Brexel (Docetaxel), Doxorubicin, dan Cyclophosphamide siklus 3 mingguan

Siklus pertama dijalankan hari Senin, tanggal 23 April 2018 pk 09.00

Sebagai apoteker bagaimana anda memberikan konseling pada pasien di atas?

 

2.     Kasus 2

Penanganan Efek Samping Mual Muntah yang Diinduksi Kemoterapi

Pasien bernama Bapak B. Usia 40 tahun, perokok berat selama 15 tahun. Terdiagnosis kanker paru stadium 3. Pasien baru saja menyelesaikan kemoterapi siklus pertama dengan regimen Paxus (Paclitaxel) dan Cisplatin 3-weekly di mana pasien tersebut telah mendapatkan profilaksis obat anti mual muntah Palonosetron dan Dexamethasone.

Sebagai apoteker bagaimana anda memberikan konseling pada pasien di atas?

 

3.     Kasus 3

PenangananEfek SampingHand Foot Syndrome

Pasien bernama Ibu AB, Usia 40 tahun, terdiagnosis kanker payudara dan akan mulai mendapatkan terapi dengan obat Taceral (Capecitabine 500 mg) dengan dosis 2x sehari 1500 mg. Sebagai apoteker bagaimana anda memberikan konseling pada pasien di atas?

 

4.     Kasus 4

Penggunaan Obat Kemoterapi Oral yang Tepat dan Aman bagi Pasien Kanker

Ibu D,Wanita berusia 42 tahun, pre-menopause, bekerja sebagai PNS, memiliki 1 orang anak berusia 17 tahun. Pasien baru terdiagnosis Kanker Payudara dan akan memulai terapi hormonal dengan Tamofen (Tamoxifen) 20 mg/hari yang direncanakan oleh Dokter selama 5 tahun.

Sebagai apoteker bagaimana anda memberikan konseling pada pasien di atas?

 

5.     Kasus 5

Penanganan Efek Samping Mukositis

Pasien Bapak C, usia 46 tahun, terdiagnosis kanker nasofaring dan mendapatkan radioterapi 5x seminggu. Pasien mengalami efek samping berupa mukositis oral yang mengganggu kualitas hidup pasien.

Sebagai apoteker bagaimana anda memberikan konseling pada pasien di atas?

 

Peserta diperbolehkan berimprovisasi dengan membuat skenario yang menambahkan informasi mengenai latar belakang pasien (pendidikan, keluarga, sosial ekonomi, dll) atau menambahkan informasi penggunaan obat selain obat kemoterapi (contoh: antibiotika, vitamin/ suplemen, atau analgesik).










Komentar Via Website : 89
agen resmi qnc jelly gamat pekanbaru
20 Juli 2018 - 13:38:10 WIB
makasih gan infonya gan
Cara Mengobati Kista baker
31 Juli 2018 - 09:55:09 WIB
informasinya sangat bermanfaat
https://goo.gl/TSt3bt
QnC jelly gamat
31 Juli 2018 - 10:22:56 WIB
informasinya sangat menarik
https://goo.gl/2mDS6z
obat tradisional penyakit sesak nafas
15 Agustus 2018 - 13:49:41 WIB
terimakasih informasinya http://goo.gl/ccpkVQ
bahaya penyakit lupus dan cara menyembuhkanya
18 Agustus 2018 - 11:25:54 WIB
terimakasih informasinya
Foristy A. Prabowo, S. Farm., Apt.
01 September 2018 - 21:25:33 WIB
Sangat mendukung untuk up date informasi tentang farmasi rumah sakit.
Awal Kembali...789 LanjutAkhir


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)